Kamis, 21 Februari 2013

CARA MENDAFTAR GOOGLE ADSENSE

Google Adsense adalah sebuah program PPC yang di tawarkan Google bagi para pemilik blog atau website untuk menampilkan iklan yang relevan terhadap blog atau website tersebut dan pemilik blog atau website akan mendapatkan bayaran dari Google untuk setiap iklan yang di click oleh pengunjung. Sebagai tambahan informasi dulu daftar Google Adsense harus menggunakan blog atau website yang memakai bahasa Inggris sebagai bahasa utama, tetapi sekarang blog atau website berbahasa Indonesia pun bisa didaftarkan. Jika kita rajin dalam menekuninya maka ini akan menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga, bahkan ada beberapa publisher adsense Indonesia (publisher: sebutan bagi para pemilik blog atau website yang menayangkan iklan Adsense) yang bisa memperoleh ribuan dollar dalam sebulan dari Program ini.

Bagaimana cara mendaftar Google Adsense ? 

Miliki akun Google dan buatlah blog di blogger/blogspot.
Pertama anda harus memiliki akun Google, kemudian buatlah blog atau website yang berisi konten tertentu yang menurut anda menarik untuk dibahas, saya menyarankan gunakan blogger/blogspot, karena sebagai salah satu produk Google akan mempunyai nilai tambah dan pertimbangan khusus dalam proses pendaftaran akun Adsense.

Posting dengan konten original dan berkualitas.
Buatlah posting secara berkala, kalau bisa setiap hari, Google sangat menyukai posting baru yang original dan berkualitas tidak sekedar kopi-paste, boleh dengan menggunakan bahasa Indonesia karena sekarang Google Adsense sudah support Adsense bahasa Indonesia, gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Setelah posting yang lumayan banyak, minimal 8 sampai 10 postingan blog anda sudah siap untuk didaftarkan pada program Google Adsense.

Selasa, 05 Februari 2013

BUKAN MUSTAHIL

sesungguhnya mencari uang sungguh mudah. Banyak orang berpikir dan menganggap hal ini sebagai hal yang tidak mungkin atau mustahil karena tertutup oleh pikiran mereka sendiri yang tidak mau menerima setiap hal baru, ide baru, gagasan baru, ilmu pengetahuan baru, dan segala sesuatu yang dianggap baru bagi mereka. Hal yang demikian tidak mengherankan karena sejarah menunjukkan bahwa sejak dulu banyak orang2 yang demikian. Lihatlah sejarah, ketika Wright bersaudara mempunyai gagasan atas keyakinan mereka bahwa manusia bisa terbang dengan menggunakan sebuah alat yang sekarang disebut pesawat terbang. Ketika wright bersaudara mengungkapkan hal ini, semua orang mentertawai dan menganggap kalau Wright bersaudara adalah orang2 gila. Orang2 masa itu berkeyakinan dan berpendapat bahwa gagasan manusia bisa terbang adalah gagasan mustahil dan hanya lelucon belaka, karena yang bisa terbang menurut mereke hanyalah burung, lalat, capung, kupu, kinjeng dan sebangsanya yang punya sayap. Demikian juga ketika Edisson hendak menciptakan lampu pijar listrik juga dianggap gila dan hal mustahil. Demikian juga dalam sejarah kita mendapati fakta penemu2 lainya yang mempunyai gagasan brilian dan hebat yang sebelumnya hanya menjadi bahan lelucon orang2 disekitarnya namun akhirnya gagasan tersebut terbukti. Dari itu, mari kita ambil pelajaran dari sejarah agar kita jangan menutup pikiran kita sendiri dari setiap masukan2 baru, karena sesuatu yang dianggap belum terbukti pada saat ini, seringkali hal itu hanya karena masih kurangnya ilmu kita sendiri ATAU kita sendiri yang menutup mata dan pikiran kita sehingga tidak bisa melihat, membaca, mendengar, dan menyaksikan bukti2 yang sebenarnya sudah ada. DAN DEMIKIAN JUGA...... mencari dan mendapatkan UANG secara cepat dan lebih mudah dari yang selama ini kita pikirkan lalu kemudian menjadi KAYA juga bukanlah hal yang mustahil dan memang sudah terbukti.

Senin, 14 Januari 2013

MUTIARA KALBU

Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi "Pikiran yang digunakan itu bagaikan air sabun yang diaduk dalam sebuah gelas kaca. Semakin banyak sabun yang tercampur semakin keruh air. Semakin cepat anda mengaduk semakin kencang pusaran. Merenung adalah menghentikan adukan. Dan membiarkan air berputar perlahan. Perhatikan partikel sabun turun satu persatu, menyentuh dasar gelas. Benar-benar perlahan. Tanpa suara. Bahkan anda mampu mendengar luruhnya partikel sabun. Kini anda mendapatkan air jernih tersisa di permukaan. Bukankah air yang jernih mampu meneruskan cahaya. Demikian halnya dengan pikiran anda yang bening.